Welcome to my blog- Dilarang mengutip isi sebagian atau keseluruhan tanpa menyertakan alamat blog ini- Trims. Have fun n enjoy-

"Celutuk sang Dosen"  

www.tips-fb.com Posted by Y. Afriyandi

"Watak laki-laki itu cenderung mencintai perempuan yang belum mencintainya. Berbeda dengan perempuan, cenderung mencintai laki-laki yang sudah mencintainya." Inilah sepenggal kalimat yang diutarakan oleh Pak Dosen tadi pagi ketika perkuliahan sedang berlangsung. Sederhana tapi mengandung muatan makna yang begitu dalam sehingga membekas diotak saya untuk mengabadikan dalam bentuk tulisan di blog ini. Materi perkuliahan yang awalnya membas tentang hukum peradilan menyerempet pada pembahasan bagaimana memilih pasangan yang ideal hingga sampai kepada bagaimana mempertahankan keutuhan cinta didalam keluarga. Hmm,...cukup menarik sehingga membuat situasi yang awalnya ngantuk berubah menjadi segar bugar...hehhe

Sebuah renungan, melihat angka perceraian yang kian meningkat membuat kita jadi bertanya-tanya, apa penyebab dari banyaknya perceraian yang terjadi?. Seperti yang diutarakan dosen saya tadi pagi, beliau menyebutkan bahwa angka perceraian yang meningkat akhir-akhir ini disebabkan oleh beberapa faktor; Pertama, komunikasi yang tidak harmonis antara kedua pasangan. Artinya, adanya ketidak sesuaian fikiran yang tidak menemukan titik penyelesaian menjadi momok yang akan berujung pada hancurnya rumah tangga. Kedua, cinta instant. Banyak dari pasangan rumah tangga saat ini terjebak pada keputusan komitmen yang terkesan "ujuk-ujuk" jadi. Artinya tidak ada telaah yang mendalam untuk mencapai pada sebuah komitmen yang berlandaskan pada logika penalaran. Ketiga, kesan yang terabaikan. Didalam rumah tangga seyogyanya kita bisa menciptakan sebuah suasana yang bisa menjadi perekat agar bisa menjaga keharmonisan pasangan. Dalam hal ini kedua belah pihak harus bisa membuat kesan yang nantinya secara tidak langsung akan menjadi modal dasar untuk menjaga keutuhan sebuah hubungan. Ketiga faktor inilah yang saya tangkap dari penyampaian pak dosen,..sebenarnya masih banyak cuman bagi saya hanya ketiga faktor inilah yang paling dominan.

Kembali lagi pada kalimat yang diuatarakan oleh pak dosen, bahwa watak dasar dari seorang pria yang lebih cenderung mencintai sesuatu yang ia belum mendapatkan cinta dari sesuatu tersebut. Hal ini bisa dimafhumi bahwa pria yang dominan menggunakan akal akan leluasa bereksperimen. Dengan bermodalkan cinta yang ia punya, ia akan berusaha mencari balasan cinta dari orang yang belum mencintainya. Berbeda dengan wanita yang lebih cenderung pasrah dan komitmen akan meletakkan cintanya pada pria yang sudah berkomitmen meletakkan cinta diwadah yang sudah ia sediakan. Dan komitmen inilah yang kadang menjadi senjata wanita untuk berusaha mempertahankan hubungan walaupun pria sudah tidak sesuai dari yang ia harapkan semula.

Menurut hemat saya, celetukan dosen ini memang sedikit menyentil. Dan berimplikasi pada bagaimana mengarahkan untuk menjaga dan mempertahankan keutuhan rumah tangga. Dan yang lebih menarik lagi bahwa ini akan menjadi bahan renungan supaya bisa memilih pasangan hidup yang benar-benar bisa menghantarkan kita pada cinta yang hakiki.,.. semoga ;p

1 komentar

nice post..
wanita diciptakan untuk dicintai
dan lelaki di ciptkan untuk mencintai

Poskan Komentar

Contact Us

BlogUpp!

Melu Rek

Message Box


Free chat widget @ ShoutMix

Archives

Tentang Aku

Foto Saya
Tembilahan - Indragiri Hilir, Riau, Indonesia
Mahasiswa Ekonomi Islam PPs MSI UII. Hobi; Travelling, Reading, Playing Futsal dll. No Hp; 08587.88888.40